Profil SMPIT Ar Raihan Bantul

Klik tahutan berikut untuk melihat profil SMPIT Ar Raihan Bantul.

Berita Kegiatan Akademik SMPIT Ar Raihan Bantul

Klik tahutan ini untuk mendapatkan informasi terbaru terkait kegiatan akademik di lingkungan SMPIT Ar Raihan Bantul.

Berita Ekstrakurikuler SMPIT Ar Raihan Bantul

Klik tautan ini untuk mendapatkan informasi terbaru terkait kegiatan ekstrakurikuler di lingkungan SMPIT Ar Raihan Bantul.

Berita Prestasi SMPIT Ar Raihan Bantul

Klik tautan ini untuk mendapatkan informasi terkait prestasi yang diraih oleh sekolah, guru, dan siswa SMPIT Ar Raihan Bantul.

Berita Penerimaan Siswa Baru SMPIT Ar Raihan Bantul

Klik tahutan berikut untuk mendapatkan infomrasi terkait penerimaan siswa baru di SMPIT Ar Raihan Bantul.

Tampilkan postingan dengan label Info Akademik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Info Akademik. Tampilkan semua postingan

Orientasi Peserta Didik, SMPIT Ar Raihan Kenalkan Kedisiplinan dan Budaya Jawa

Siswa SMPIT Ar Raihan mengiuti latihan upacara bendera
dalam rangkaian acara MOPD (19/7).
BANTUL, smpit.arraihan.org--Masa orientasi sekolah (MOS), kemudian diubah menjadi pengenalan lingkungan sekolah (PLS), sesungguhnya bertujuan untuk menyesuaikan siswa dengan kondisi sekolah agar dapat belajar dengan nyaman dan baik. Berbalut nama masa orientasi peserta didik (MOPD), SMPIT Ar Raihan Bantul mengemas kegiatan tersebut dengan tema "disiplin dan berbudaya".

"Kedisiplinan penting bagi siswa. Hanya dengan kedisiplinan tinggilah para siswa dapat mengikuti pembelajaran secara maksimal dan berhasil," jelas Early Utami di sela-sela kegiatan MOPD (20/7).

Kendati demikian, Kepala SMPIT Ar Raihan ini menegaskan bahwa kedisiplinan berbeda dengan kekerasan. Untuk menegakkan kedisiplinan pun tidak perlu dengan cara kekerasan. Dengan dasar pemikiran inilah, pihaknya mengemas tema kedisiplinan dalam kegiatan MOPD sekolahnya.

"Saya harap, ketika menjalani kegiatan belajar-mengajar, para siswa dapat mengikutinya dengan nyaman dan senang dalam bingkai tanggung jawab dan didsiplin yang tinggi," lanjut Early.

Tema kedisiplinan ini di antaranya dikemas dalam bentuk kegiatan baris-berbaris, upacara bendera, pengenalan peraturan sekolah, dan lain-lain. Selain mengangkat ihwal kedisiplinan, panitia MOPD SMPIT Ar Raihan juga mengangkat materi budaya, dalam hal ini budaya daerah.

"Kami ingin siswa-siswi SMPIT Ar Raihan mampu bersaing di kanca global dengan tidak tercerabut dari akar budayanya. Oleh karena itulah, pada MOPD hari ini, siswa-siswi diajarkan tata krama Jawa, miru kain, dan membuat hasta karya dari janur," papar Early Utami.

Selain mengenal budaya Jawa, selama MOPD, siswa-siswi SMPIT Ar Raihan juga berkenalan dengan sesama siswa, guru, karyawan, dan dengan lingkungan sekolah, mengenal visi dan misi sekolah, mengenal program KBM dan motivasi belajar, serta mengenal kegiatan ekstrakurikuler dan pengembangan diri di SMPIT Ar Raihan. (sab)


SMPIT Ar Raihan Tempati 4 Besar Swasta PPU MKKS Bantul 2016 Putaran I


BANTUL - SMPIT Ar Raihan mulai bersiap menghadapi Ujian Nasional SMP/MTs/SMPLB yang akan digelar bulan Mei 2016. Di antara persiapan yang dilakukan adalah mengikut Program Persiapan Pemantapan Ujian (PPU) atau sebelumnya dikenal dengan istilah Tes Pendalaman Materi (TPM) yang diselengarakan oleh MKKS Kabupaten Bantul.

"Tahun pelajaran 2015/2016 insya Allah kami akan mengikuti Ujian Nasional untuk pertama kali. Saya ingin para siswa siap sehingga dapat memperoleh hasil maksimal," ungkap Early Utami.

Kepala SMPIT Ar Raihan itu menilai, kesertaan dalam program PPU merupakan langkahnya untuk mempersiapkan para siswa menghadapi Ujian Nasional lebih dini.

"Saya menyertakan para siswa pada program PPU, tujuannya agar mereka terbiasa dengan soal-soal Ujian Nasional. Pada PPU yang dilangsungkan tanggal 18-21 Januari 2016 lalu, SMPIT Ar Raihan berada pada posisi empat besar untuk hasil PPU sekolah swasta di Kabupaten Bantul," jelas bu guru yang akrab dipanggil Bu Luluk itu. "Peringkat yang diperoleh merupakan titik awal yang diharapkan dapat semakin membangun kepercayaan diri para siswa," lanjutnya.

Bu Luluk menjelaskan, selain mengikuti PPU, tim SMPIT Ar Raihan menyempatkan diri belajar dengan sekolah-sekolah lain. Tim juga melibatkan orang tua dalam perencanaan dan persiapan Ujian Nasional.

"Dengan melibatkan orang tua, saya ingin membangun sebuah cara pandang bahwa keberhasilan merupakan buah dari kerja keras dan ibadah. Oleh karena itu, pada kesempatan tertentu akan digelar doa bersama yang melibatkan siswa, wali siswa, dan guru. Selain itu dibangun pula komitmen bersama untuk pelaksanaan syiar ibadah yang harus dilakukan oleh siswa, wali siswa, dan guru.

Dengan melibakan orang tua, Bu Luluk ingin menciptakan kekompakan dalam menghadapi Ujian Nasional 2016. Dengan kekompakan ini, dia berharap anak dapat benar-benar merasakan dukungan penuh, termasuk dukungan psikologis dari guru dan orang tua. (sab/abasrin.com)

Belasan Siswa SMPIT Ar Raihan Bantul Ikuti UN di SMP Negeri 2 Bantul


Bantul, (sorotbantul.com)--Belasan siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) Islam Terpadu (IT) Ar Raihan, Mandingdawang, Trirenggo, harus menggabung ke SMP Negeri 2 Bantul selama pelaksanaan Ujian Nasional (UN), 9-12 Mei 2016.

Kepala SMPIT Ar Raihan, Early Utami, mengatakan, total siswa yang mengikuti UN di SMP Negeri 2 Bantul sebanyak 18 orang siswa kelas IX. Mereka merupakan siswa angkatan pertama, karena SMPIT Ar Raihan merupakan sekolah baru dan belum terakreditasi.

Meski harus menggabung ke sekolah lain, lanjut Early, namun tidak menjadi sebuah kendala berarti bagi para siswanya. Pasalnya, selain lokasi sekolah yang tidak terlalu jauh, beberapa waktu lalu semua siswa kelas IX SMPIT Ar Raihan juga mengikuti latihan ujian bersama di SMP Negeri 2 Bantul.

“Kami sudah berkoordinasi dengan SMP Negeri 2 beberapa bulan yang lalu untuk bergabung di sekolah ini. Anak-anak juga pernah mengikuti ujian try out sehingga anak-anak sudah tidak asing dengan ruang kelas dan siswa di sekolah ini,” katanya, Senin (09/05/2016) siang.

Sementara itu, Kepala SMP Negeri 2 Bantul, Wiharno mengatakan, dari total peserta UN sebanyak 146 siswa SMP Negeri 2 Bantul dan 18 orang siswa SMPIT Ar Raihan, seluruhnya bisa mengerjakan soal dengan lancar.

“Kebetulan SMPIT Ar Raihan itu masih baru, belum memiliki akreditasi dan tahun ini baru pertama kali meluluskan, maka peraturannya harus menggabung,” jelas Wiharno.